Langsung ke konten utama

Jenis – Jenis Audit EDP

Jenis Audit EDP
Berdasarkan luasnya penggunaan computer dan data yang dihasilkannya Audit EDP diklasifikasikan menjadi 4 jenis, antara lain :
a. Audit disekitar Komputer
Jenis audit ini dilakukan oleh auditor terhadap hardcopy yang dihasilkan computer. Sedangkan komputernya sendiri tidak disentuh.
Kelemahannya:
  • Umumnya data base mencakup jumlah data yang banyak dan sulit untuk ditelusuri secara manual.
  • Tidak membuat auditor memahami sistem computer lebih baik
  • Mengabaikan pengendalian sistem, sehingga rawan terhadap kesalahan dan kelemahan potensial dalam system.
  • Lebih berkenaan dengan hal yang lalu dari pada audit yang preventif
  • Kemampuan computer sebagai fasilitas penunjang audit mubazir
  • Tidak mencakup keseluruhan maksud dan tujuan audit.
b. Audit dengan computer
Jenis audit ini ditinjau dari auditor yang menggunakan bantuan computer dalam melakukan audit. Karena itu, organisasi yang di audit mungkin belum menggunakan computer tetapi auditor dalam melakukan audit dibantu oleh computer, yaitu ketika menyusun kertas kerja pemeriksaan dan laporan hasil audit.
c. Audit melalui computer
Jenis audit yang dilakukan terhadap organisasi yang telah menggunakan computer dalam memproses informasinya, baik secara sempit dan sederhana maupun secara luas dan canggih.
d. Teknik Audit Berbasis Komputer (Computer Assisted Audit Techniques)
Merupakan jenis audit yang dilakukan dengan bantuan software computer baik yang dibuat sendiri ataupun program paket yang disebut dengan GAS (General Auidt Software).
Manfaat GAS:
  • Memungkinkan auditor memiliki tingkat independensi yang tinggi
  • Mengurangi keperluan tingkat keahlian computer dan pelatihan
  • Dapat mengakses berbagai catatan klien tanpa program khusus
  • Memungkinkan auditor mengendalikan pelaksanaan program
  • Memanfaatkan kecepatan dan keakuratan computer
Kelemahannya :
  • Dirancang untuk kemudahan implementasi tapi mengabaikan efisiensi
  • Banyak GASP hanya berfungsi pada computer tertentu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Solusi Untuk Audit SI Tentang Pembobolan Uang Pada Mesin ATM

Ada beberapa tips dan solusi untuk menghindari risiko terjadinya pembobolan kartu ATM yang marak terjadi. Untuk lebih jelas dapat disimak dibawah ini: 1. Gunakanlah mesin ATM di bank dan tutup kode pin Anda Mesin ATM yang jauh dari lampu terang dan kamera dari cabang bank memiliki risiko lebih tinggi terjadinya pembobolan. Sebab itu, gunakanlah mesin ATM yang ada di dekat kantor cabang bank. Selain itu, jika Anda memasukkan kode pin, pastikan Anda menggunakan tangan untuk menutupi ketikan. Melalui cara ini, kamera apapun tidak akan mampu mendapatkan kode pin Anda. 2. Ganti PIN Secara Berkala Saat ini kebanyakan bank memberikan PIN enam digit sebagai standar. Namun Anda harus mengganti PIN tersebut dengan angka yang mudah diingat. Ganti PIN sedikitnya dua bulan sekali agar terhindar dari pembobolan dan jangan memberitahukan nomor tersebut kepada orang lain. 3. Cari Lokasi ATM yang Aman ATM yang paling aman adalah yang berdekatan dengan kantor bank pemiliknya. N...

My Cats: In Memoriam Aci's

My Cats: Leo's